Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Terjemahan Kitab Silsilah Ta'bir Mustawa Tsalis

Terjemahan kitab silsilah ta'bir mustawa tsalis
Terjemahan kitab silsilah ta'bir mustawa tsalis

Pelajaran Pertama

Ibadah

الكلمات الجديدة : kata-kata baru

لبّى/يلبّي : memenuhi panggilan - اشتمل/يشتمل : mencakup - المجتمع : masyarakat - ملذّات: kenikmatan - رسالة (دين) : agama - صحيح/صحيحة : benar - الفاني/الفانية : yang fana - الفرائض : kewajiban-kewajiban - تقوية : menguatkan - الأخوّة : persaudaraan الاجتماعيّة : sosial - الفضيلة : keutamaan - تناول : makan - أشدّ : lebih keras - مشاغل : sesuatu membuat sibuk - أواصر : ikatan - فرض/يفرض : mewajibkan - الوئام : kesepakatan bersama - الصلة (الاتّصاد) : hubungan - جامع (شامل)/جامعة : sempurna - كسا/يكسو : memberikan pakaian - العاري : telanjang - أغاث/يغيث : menolong - ملهوف : yang dianiaya - وقّر/يوقّر : memuliakan.

Dua orang (Ahmad dan Ali) keluar masjid setelah melaksanakan sholat jum'at. Ahmad memanggil Ali untuk menyantap makan siang bersamanya. Ali menyambut panggilan itu, dan ketika dalam rumah sebelum ia menyantap makan siang - ia berbicaratentang khutbah jum'at :

Ali : khutbah yang tadi bermanfaat, mencakup banyak hal, jama'ah membutuhkan kepada apa yang disebutkan dalam khutbah tadi, dari waktu yang lain.

Ahmad : benar ia telah menghabiskan kesibukan hidup dan kesenangannya sendiri dari belajar agama yang benar, yang telah datang dengannya agama pengikut nabi muhammad, kemudian banyak dari mereka menjadi terlena dengan dunia yang fana, lupa bahwasanya akhiratlah yang kekal.

Sungguh setiap apa yang disebut khatib tadi, adalah menyeru agama islam dan sungguh kewajiban-kewajiban yang diwajibkan kecuali hanya untuk menguatkan hubungan dengan Allah.

Ahmad : islam telah memperhatikan kehidupan bermasyarakat, ayat-ayat yang mulia, serta hadits-hadits yang mulia pula yang disampaikan oleh khatib tadi mengajak persamaan derajat, kecintaan serta persatuan. Karena islam agama yang penuh kecintaan, dan agama keutamaan bermasyarakat.

Ali : tetapi apa pendapatmu dalam orang yang tidak memuliakan orang yang lemah, dan tidak menjenguk orang yang sakit, dan tidak mengasihani orang miskin, dan tidak memberi makan orang yang sedang kelaparan, dan tidak memberi pakaian kepada orang yang sedang telanjang, dan orang yang tidak menolong orang yang sedang kesusahan.

Ahmad : bagaimana kita sebagai seorang muslimin, jika orang yang lebih kecil diantara kita tidak memuliakan orang yang lebih tua, dan orang yang lebih besar diantara kita tidak menyayangi orang yang lebih kecil, orang yang lebih kaya diantara kita tidak menolong orang yang fakir, dan orang yang berilmu diantara kita tidak mengajarkan orang yang lebih bodoh' dan sebagian dari kita menjatuhkan sebagian lainnya?!

Ali : sebagian manusia...

Ahmad : mari kita menyantap makanannya, dan setelah itu kita melanjutkan pembicaraan tadi.

Terjemahan kitab silsilah ta'limil lughah al arabiyah mustawa tsalis adab

Pelajaran kedua

Mengapa kita belajar bahasa arab

الكلمات الجديدة : kata-kata baru

ثانوي/ثانوية : sekolah menengah pertama - واصل/يواصل : menyambung - حدَّدَ/يحدِّدُ : menentukan - قيام : berdiri - خرافات : khurofat-khurofat - بدع : bid'ah-bid'ah - التعمق : mendalami - البلاغة (علم) : ilmu balaghah - الصرف : shorof - ارتباط : hubungan - أغلب : mayoritas - إبلاغ : mengikuti - عاصر/يعاصر : hidup semasa - خير (أحسن) : lebih baik - ماسة : semangat - إتقان : kesempurnaan - تفقَّه : mendekatkan - شارك/يشارك : mengikuti - محاولة (العلوم) : usaha - النظرية : teori - التاريخ (علم) : ilmu sejarah - إحصائيون : spesialis-spesialis - الأشعة : sinar x - واف : mulia - صيادلة : swalayan-swalayan.

Utsman mengetahui bahwa abdul aziz telah meyelesaikan sekolah tsanawiyahnya, dan dia adalah murid yang rajin maka utsman bertanya kepada abdul aziz :

Utsman : apakah engkau akan melanjutkan sekolahmu ke universitas?

Abdul Aziz : iya, aku telah menetapkan untuk melanjutkan sekolah ke universitas.

Utsman : dan apakah engkau telah menentukan jurusan yang engkau akan gabung?

Abdul Aziz : iya, sungguh aku mencoba bergabung di jurusan bahasa arab.

Utsman : aku pikir engkau akan belajar di jurusan umum.

Abdul Aziz : sungguh kesempatan terbuka di depanku untuk belajar di jurusan-jurusan umum dan teori tetapi aku mengutamakan belajar di jurusan bahasa arab.

Utsman : apakah kita lupa bahwasanya kita membutuhkan dokter-dokter, insinyur-insinyur , swalayan-swalayan dan spesialis-spesialis dalam meneliti pengobatan dan sinar x?

Abdul Aziz : tidak, tetapi kita membutuhkan kepada yang mengajarkan kita perkara-perkara agama kita dengan pelajaran yang benar.

Utsman : sesungguhnya mayoritas ulama membangun dengan hal itu sebaik-baiknya ilmu.

Abdul Aziz: iya, tetapi sebagaimana engkau menganggap kalau khurafat dan bid'ah telah tersebar diantara umat muslim, dan manusia malah memilih untuk menjauh dari akidah yang benar.

Utsman : tetapi apa hubungannya apa yang kau sampaikan itu dengan jurusan bahasa arab?

Abdul Aziz : sesungguhnya jurusan itu yang mengajarkan kamu bahasa arab maka engkau akan mengetahui ilmu-ilmu bahasa arab seperti balaghah, nahwu dan shorof, adab dan sejarah.

Utsman : aku berharap engkau menjelaskan kepadaku.

Abdul Aziz : sungguh engkau belajar bahasa arab itu berhubungan dengan agama islam, Al-Qur'an Al-Karim turun dengan berbahasa arab, dan Rasulullah shalallahu alaihi wasallam berbicara dengan bahasa tersebut serta hadits-hadits yang mulia semuanya dengan berbahasa arab, dan juga para sahabat yang hidup semasa dengan rasulullah shalallahu alaihi wasallam dan yang datang untuk perang bersamanya juga berbahasa arab.

Utsman : aku pernah mempelajari sebagian hal yang engkau bicarakan dalam berbagai kitab-kitab.

Abdul Aziz : oleh karena itulah aku butuh mendalami ilmu-ilmu agama islam supaya aku berdiri dengan mengikuti agama dan menyebarkannya diantara orang muslim di negaraku agar aku menjelaskan bahasa arab kepada mereka dengan penjelasan yang kuat dan keinginan semangat untuk belajar bahasa arab dan sebagai penyempurna di jalan memahami agama.

Utsman : sungguh engkau telah membantuku dengan perkataanmu itu, dan aku berharap aku bisa ikut dalam pelaksanaan agama itu tadi, dan aku akan berusaha agar bisa masuk di jurusan ini pada tahun depan insya Allah.

Terjemahan kitab silsilah ta'limil lughah al arabiyah mustawa tsalis tauhid

Pelajaran Ketiga

Palestina

الكلمات الجديدة : kata-kata baru

إسراء : jsbs - السميع : maha mendengar - البصير : maha melihat - فتح/يفتح : menaklukkan -

Terdapat kejadian besar adalah kejadian dimana rasul diperjalankan ke masjidil aqsa di negara palstin maka allah telah menyebutkna yang dimana kami telah berkahi disekililing masjidil awasa untuk memberikan sungguh allah 

Orang-orang muslim dahilunya mengarah ke masjid aqsa sampai allah menyuruh mereka untuk menjadikan masjid haram menjadi kiblat mereka maka mereka kemudian sholat dan mengatahkan wajah mwreka ke masdjid haram yang milia, kemdian kaum muslimin menaklluikkan palestina dan mereka menyebar kan islam sisana naka palestina menjadi negara arab islam dan islami sejak 1empat belas yang lalu danketika mereka org inggris mengambil alih kesejahteraan palestina, maka orang-orang yahudi hijarah kesana menjajah negara Palestina 1368 h 1948 m dan Palestina twrlrak rimurnya adalah jatasan laut purih twngah dan barat adalah yordania dan luasnya adalah 27 ribu m² dan dataran tingginya meliputi tempat yang subur dan juga daerah pegunungan dataran rendah dan juga padang pasir untuk daerah tinghi pegunungan arah yang mengarah ke pantai dari negara Palestina, dan iklim nya seimbang sedangkan daerah rendah tempat yang subur, dan iklimnya panas dan ketika musim dingin angin berhembus di Palestina sampai menjatuhkan air-air hujan dan ketika angin itu berhembus ke arah timur mala air hujan sedikit dan di bagian selatan palestina air hujannya juga sedikit dan tidaklah bangsa arab hidup kecuali hanyalh setengah juta orang dibawah penjajah zionis yahudi sedangkan sisanya hidup di camp camp penampungan di negara-negara arab atau juga bekerja di negara tersebut dan sebagian lagi hidup di negara lain sampai hari ini,

warga palestina berharap kepada Allah untuk menceraiberaikan megara iry yang telah di rampas oleh zipnis yabudi maka kalian akan melihat dan mengangkat oanji panji jihat sejak dijajahnya negara mereka sampai hari ini dan Palestina adalah negara agaria pertanian dan bertani adalah yang menjadi komoditas utama negata palestina di atas hujan yang cukup ,mata air, sungai dan diantara hasil pertanian adalah biji-bijian(rempah), dan sayur-sayuran dan sebabuan penduukdknya bekerja dnegan mengenabala kambing, unta, dan sebagaian juga menganbil hasil bumi dari lerut bumi seperti emas, perak, gas bumi, dan yang paling penting dari Palestina adalah al quds ibukota palesrina yang didalamnya ada Baitul maqdis

Terjemahan kitab silsilah ta'limil lughah al arabiyah mustawa tsalis nahwu

Pelajaran Kelima

Mengatur waktu

Ahmad bekerja sebagai akuntan di perusahaan perdagangan yang berkaitan dengan bongkar muat kapal, ahmad mulai pekerjaannya jam tujuh pagi dan selesai jam tiga sore.

Ahmad menyelesaikan hari demi hari dan ia tidak menunda pekerjaan hari ini sampai esok hari, untuk itulah apabila ia merasakan hari ini terasa berat ia akan membutuhkan waktu yang lebih lagi untuk kembali ke tempat pekerjaannya pada sore hari untuk menuntaskaan pekerjaannya.

Ahmad tinggal di sebuah apartemen kecil, Dan ada satu kamar tidur, satu kamar tamu dan satu dapur, dan dikarenakan ia tinggal sendirian dia mengerjakan bersih-bersih dan merapikannya sendirian, dan dia mempersiapkan makanan dengan sendirian juga.

Di suatu pekan Ahmad membeli sesuatu yang ia butuhkan, pada pekan berikutnya maka akan digantikan bersama dengan teman-temannya.

Ahmad merasa santai dan nyaman, dan ia mendapatkan penghormatan dari teman-temannya dan sahabat-sahabatnya, dan ia senantiasa bersyukur kepada Allah SWT, karena ia merasa teratur dan tertib dalam kehidupannya dan dalam pekerjaannya.

Terjemahan kitab silsilah ta'limil lughah al arabiyah mustawa tsalis shorof

1 komentar untuk "Terjemahan Kitab Silsilah Ta'bir Mustawa Tsalis"

CHANDRASESAN S 10 November 2021 14.35 Hapus Komentar
good